Senin, 05 Januari 2015

Tulisan 4 Pengantar Bisnis

USAHA MENDAUR ULANG SAMPAH
A.PENDAHULUAN
Kehidupan kita sehari-hari banyak aktifitas kita yang menghasilkan sampah, dari bangun tidur hingga tidur lagi. Sampah berdasarkan sifatnya terbagi menjadi dua, yakni organik dan anorganik. Sampah organik adalah sampah yang mudah membusuk seperti sisa makanan, sayuran, daun-daun kering, dan sebagainya. Sampah ini dapat diolah lebih lanjut menjadi kompos. Sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang tidak mudah membusuk, seperti plastik wadah pembungkus makanan, kertas, plastik mainan, botol dan gelas minuman, kaleng, kayu, dan sebagainya. Sampah ini dapat dijadikan sampah komersil atau sampah yang laku dijual untuk dijadikan produk lainnya.
Banyaknya limbah atau sampah yang setiap harinya diproduksi masyarakat, menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan yang ada di sekitar mereka. Segala macam usaha dilakukan pemerintah dan instansi swasta untuk menyelamatkan lingkungan dari tumpukan limbah sampah yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat. Program pemerintah untuk mengolah semua sampah, ternyata dimanfaatkan sebagian masyarakat menjadi peluang usaha baru yang bertujuan menyelamatkan lingkungan dari limbah sampah.
B.PEMBAHASAN
Besarnya sampah yang dihasilkan dalam suatu daerah tertentu sebanding dengan jumlah penduduk, jenis aktivitas, dan tingkat konsumsi penduduktersebut terhadap barang/ atau material. Semakin besar jumlah penduduk atau tingkat konsumsi terhadap barang maka semakin besar pula tingkat volume sampah yang dihasilkan. Setiap harinnya, kota-kota seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan menghasilkan sampah dalam volume yang cukup besar. Hal ini disebabkan jumlah penduduk yang cukup besar dan termasuk kedalam kategori kota besar.
Sampah biasanya dibuang ketempat yang jauh dari pemukiman manusia. Jika tempat pembuangan sampah berada dekat dengan pemukiman penduduk, resikonya sangat besar sampah yang dibiarkan menggunung dan tidak diproses dapat menimbulkan penyakit. Banyak penyakit yang ditularkan secara tidak langsung dari tempat pembuangan sampah. Dampak selain itu pengolahan sampah yang buruk menimbulkan pencemaran terhadap air, tanah, dan udara.
Proses pengambilan barang yang masih memiliki nilai dari sampah untuk digunakan kembali disebut sebagai daur ulang.Untuk sampah organik tidak dimasukkan dalam kategori ini karena sampah organik bisa didegradasi oleh alam secara alami. Jadi secara garis besar, daur ulang itu sendiri merupakan proses yang dimulai dari pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan dan pemrosesan material baru yang kemudian dilanjutkan dengan proses produksi. Sampah-sampah yang dapat didaur ulang adalah sampah-sampah organik dan sampah non organik. Yang masih bisa dimanfaatkan untuk didaur ulang dengan sampah yang masih dalam kondisi baik dan dan kualitas yang baik. Sampah-sampah ekonomis, diman dari proses pendaur ulang yaitu seperti
1. Sampah kertas
Sampah kertas bisa dikumpulkan menjadi satu bagian yang dipisahkan dari sampah lainnya. Entah selanjutnya dibuang ke tempat sampah atau dijual ke tukang loak, minimal kita sudah memudahkan langkah para pengelola sampah untuk melakukan pengolahan tingkat lanjut. Kumpulan sampah kertas bisa dibuat berbagai macam jenis kerajinan tangan, seperti topeng, patung, dan kertas daur ulang. Nilai jual sampah kertas daur ulang jauh lebih tinggi dari sekadar sampah kertas biasa. Kertas daur ulang bisa dijual ke pengrajin sebagai bahan pembuat kerajinan tangan, atau Anda sendiri yang membuat karya seni yang menghasilkan.
2. Sampah Kaleng
Perlakuan kaleng bekas tergantung jenis kegunaan wadahnya. Kaleng bekas wadah makanan memiliki tutup yang cenderung tajam, sebaiknya bagian itu dimasukkan ke arah dalam, lalu digepengkan untuk menghemat ruang di tempat sampah. Kaleng cat harus dibersihkan dari sisa-sisa catnya dengan kertas koran dan biarkan kering, kemudian digepengkan. Kertas kaleng minyak goreng juga begitu. Kaleng yang mengandung aerosol, seperti parfum dan cat semprot harus ditangani hati-hati, jangan ditusuk atau digepengkan. Untuk kaleng drum bisa dimanfaatkan sebagai tempat sampah atau pot.
3. Sampah Plastik
Saat ini banyak kerajinan yang dibuat dengan bahan dasar sampah plastic seperti tas, dompet,cover meja, dan kerajinan tempat tisu.
4. Besi dapat dilebur kembali dan dibentuk menjadi alat-alat yang baru
5. Serbuk gergaji kayu dapat didaur ulang menjadi tripleks dan multipleks sehingga dapat digunakan untuk membuat lemari, rak buku, dan meja.
6. Sisa-sisa tumbuhan dan hewan dapat diolah menjadi kompos.
7. Batok kelapa dapat digunakan sebagai gayung, mangkok, dan sendok sayur. Sekarang, batok kelapa dapat digunakan sebagai aksesori yang menarik seperti kancing dan gantungan baju batok kelapa dapat digunakan sebagai gayung, mangkok, dan sendok sayur. Sekarang, batok kelapa dapat digunakan sebagai aksesori yang menarik seperti kancing dan gantungan baju.
Sampah-sampah yang masih bisa didaur ulang dan mempunyai nilai ekonomis yang tinggi dan dapat sebagai mata pencaharian dan bahkan menciptakan lapangan pekerjaan.
C.PENUTUP
Sampah terdiri dari sampah organik dan non organik, dimana masayarakat kreatif dapat mengolahnya atau mendaur ulang sampah tersebut, seperti sampah pelastik menjadi kerajinan tangan,sampah kaleng drum bisa dijadikan tempat sampah , dan sampah sampah lainnya yang bermanfaat ekonomis. Oleh karena itu kita tidak boleh membuang sampah asal buang saja, karena dari sampah tersebut dapat di daur ulang.
DAFTAR PUSTAKA
Admin.2013.Manfaat Penting Mendaur Ulang Sampah. Diakses
Dani Sucipto, Cecep. 2012. Teknologi Pengolahan Daur Ulang Sampah. Yogyakarta : Gosyen Publishing
Jomia.2012.Metode Mendaur Ulang.Diakses
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar